Bandar Dan Tiga Pelanggan Diamankan Karena Ganja Disembunyikan Di Kulkas

Bandar Dan Tiga Pelanggan Diamankan Karena Ganja Disembunyikan Di Kulkas : Kedapatan menyembunyikan ganja di dalam kulkas dan di karpet, MTI,26, warga Kedaton, Kota Bandar Lampung dan tiga pelanggannya, diamankan petugas Satuan Reserse narkoba Polresta Bandar Lampung, di rumahnya masing-masing, pada Jumat (15/12/2017).

Bandar Dan Tiga Pelanggan Diamankan Karena Ganja Disembunyikan Di Kulkas

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung, Kompol. Indra Herlianto mengatakan, pihaknya telah mengamankan tersangka di Mapolresta Bandar Lampung.

“Tersangka merupakan bandar ganja yang beroperasi di wilayah Bandar Lampung,”kata Indra Herlianto.

Saat di introgasi, tersangka MTI mengakui perbuatannya dan hanya mengedarkan ganja di Kota Bandar Lampung. Tersangka sudah dua kali membeli ganja dari Narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Way Hui, Bandar Lampung. Oleh tersangka ganja tersebut, selain digunakan sendiri juga untuk di jual kepada pelanggannya.

“Tersangka membeli ganja dari Napi seharga Rp 1.400.000,- per 0,5 Kg, kemudian dijual kepada pelanggannya bernama, Adetaviano Dani Sahputra seharga Rp. 1.900.000,- per 0,5 Kg. Jika ditotal, tersangka mendapatkan keuntungannya sebesar Rp. 500.000 per 0,5 Kg,”ujar Indra Herlianto.

Dari pengakuan tersangka MTI, kemudian petugas melakukan pengembangan. Hasilnya, petugas kembali mengamankan tersangka ADS ,25, warga Perumnas Way Halim, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, AP ,24, warga Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, dan FF,26, warga Kedaton, Bandar Lampung.

Dari rumah tersangka MTI diamankan barang bukti berupa, satu gelas bening berisikan ganja kering yang disimpan di dalam kulkas, satu bungkus pelastik berisikan daun ganja kering dan 1 linting daun ganja kering di selipan karpet dalam ruang tamu.

Dari rumah tersangka ADS diamankan barang bukti berupa, 1 puntung ganja di dalam kotak rokok dan 1 puntung ganja di asbak.

Dari rumah tersangka AP diamankan barang bukti berupa, 1 buah kertas warna coklat yang berisikan batang ganja kering di dalam kotak sampah di depan kamar, dan 7 lembar potongan kertas warna coklat di bupet TV dan dari tersangka rumah tersangka FV diamankan barang bukti berupa, 5 lembar kertas coklat bekas bungkus daun ganja kering saat memecah daun ganja kering.

Akibat perbuatannya, tersangka MTI dan tiga pelanggannya bakal dijerat pasal Pasal 114 ayatt (1) sub Pasal 111 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *