3 Orang Tewas Dan Empat Luka Akibat Kereta Batubara Menabrak Terios

3 Orang Tewas Dan Empat Luka Akibat Kereta Batubara Menabrak Terios : Kereta batubara hajar kendaraan Terios. Akibatnya, dua orang tewas di tempat dan satu di rumah sakit, serta empat lainnya luka-luka. Kereta pengangkut baturara tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Merak.

3 Orang Tewas Dan Empat Luka Akibat Kereta Batubara Menabrak Terios

Tabrakan ini terjadi persis di pintu perlintasan kereta api, di Kampung Pladen, RT 01/05, Kelurahan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangsel, Sabtu dini hari (13/1) sekitar pukul  04:00

“Tabrakan terjadi  saat kendaraan ingin pengemudi menyerobot pintu palang kereta api,  hingga tidak mengetahui adanya kereta pengakut batu bara dari arah Jakarta menuju Merak akan melintas,” kata Heru, warga sekitar.

Kemungkinan besar pengemudi terburu-buru dan ingin cepat menyeberang rel kereta tersebut saat sampai di tengah pintu perlintasan ternyata ada kereta yang akan melintas sehingga tidak dapat menghindari lagi hingga terjadi tabrakan.

Kendaraan Daihatsu Terios warna Hitam sempat terlempar dan terseret ke arah kebon kosong sekitar pintu perlintasan terhenti setelah tersngkut diposong pisang.

Warga yang mendengar suara benturan keras kemudian datang ke lokasi dan mencoba melihat kejadian serta membantu mengevakuasi korban yang ada di dalam mobil tersebut.

“Kalau tidak salah ada dua orang yang meninggal, dua luka parah dan dua lagi luka ringan,” katanya. Korban langsung dibawa ke rumah sakit Prapatan Duren untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Tiga meninggal

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Alexander Yurikho maupun  Kapolsek Ciputat Kompol Donny Wibisono, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Menurut dia, korban meninggal dunia di tempat ada dua orang, satu meninggal dunia di rumah sakit, satu luka berat dan kritis serta dua lagi luka ringan, ujarnya mereka yang luka-luka kini mendapatkan perawatan di RS terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Ketiga korban yang meninggal dunia antara lain Nazawa (17, pelajar), alamat Pondok Ranji Jalan Rusa IV RT 3/4  Ciputat, Tangsel; Andrian (27, karyawan swasta) warga Jalan Sumber Hidup I RT 6/4 Kedaung, Pamulang; dan  Yuliyanti (30,  ibu rumah tangga) , warga Jalan Pendowo, Gg H.Niin Rt.006/009 Limo Depok.

Untuk yang luka berat dan kritis masih dalam perawatan di RSU Tangerang yaitu Nurlela (17), pelajar, beralamat Villa Mutiara I Blok A.E no.11 RT.1/4, Sawah baru, Ciputat, dan Jeniar Mulya (20) beralamat  Gg.Masjid Darusalam RT 5/3 Kedaung , Pamulang.

Yang mengalami  luka ringan adalah Anton Ibrahim (22) pengemudi Gojek), alamat Gg Masjid Darusalam RT 6/4 , Kedaung, Pamulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *