Polisi Menggerebek Rumah Penjual Jimat Di Depok

Polisi Menggerebek Rumah Penjual Jimat Di Depok : Anggota Polsek Pancoranmas menggerebek tempat diduga perkumpulan MZA (MK) di Gang Pancoran, Ratu Jaya, Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (7/2/2018) pukul 23.00 WIB. Barang bukti yang disita petugas sejumlah jimat.

Polisi Menggerebek Rumah Penjual Jimat Di Depok

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan laporan masyarakat banyak anak-anak remaja berkumpul tengah malam di sebuah rumah.

Menanggapi laporan tersebut anggota Bhabinkamtibmas serta Babinsa wilayah setempat melakukan pengecekan benar bahwa di lokasi dijadikan sebagai tempat pengisian Khodam ilmu kebatinan dengan menjual jimat.

“Anggota mengamankan 19 orang rata-rata usia masih remaja dari dalam rumah. Salah seorang diantaranya AM, 18, diduga guru ngaji ********* juga diamankan petugas dari lokasi penggerebekan petugas,”ujarnya kepada Pos Kota, Kamis (8/2/2018) pagi.

Mantan anggota Sat Gegana Korps Brimob Kelapa Dua Depok ini, mengaku berdasarkan pengakuan AM kepada anggota telah memiliki murid sebanyak 18 orang rata-rata masih remaja.

“Pelaku baru 3 minggu mengontrak lalu membuka praktek pengisian khodam ilmu kebatinan yaitu dengan menjual jimat berupa batu maupun wapak dengan harga mulai Rp40 hingga 200 ribu,”katanya.

Jimat-jimat yang dijual AM, lanjut Kompol Roni, memiliki khasiat berupa jimat pengasihan, wapak serba guna, dan jimat kewibawaan.

“Pelaku membeli jimat yang akan akan diisi ilmu tersebut di Jatinegara seharga Rp20 ribu,”tuturnya.

Sementara itu pelaku membantah bahwa pengajian yang dipimpinnya adalah bukan aliran atau bagian dari MK. Tetapi merupakan pengajian Asmaul Husna.

“Ilmu yang dipelajari AM berasal dari seorang guru di daerah Pelabuhan Ratu, Jawa Barat,”tuturnya.

Kompol Roni masih menyelidiki terkait kasus tersebut apakah kelompok AM ini ada kaitan beberapa kasus tawuran yang sering terjadi di daerah Cipayung.

“Ke 18 murid AM berasal dari daerah Ratu Jaya, dan Kampung Baru Cagar Alam, masih ada di Polsek dimintai keterangan petugas.

Selain itu barang bukti yang disita yaitu Wapak atau Isim ada 15 buah, tiga batu cincin, minyak wangi, dan uang tunai Rp13 ribu,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *