Pembobol ATM BRI Berhasil Dibekuk Polisi

Pembobol ATM BRI Berhasil Dibekuk Polisi : Komplotan pembobol kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dibekuk Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Tangerang dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (10/3/2018).

Pembobol ATM BRI Berhasil Dibekuk Polisi

Komplotan ini dalam melakukan aksinya menggunakan modus skimming dengan alat skimmer yakni meng-cloning data nasabah bank kedalam kartu ATM kosong dan menguras harta korbannya.

Setelah penelusuran selama satu satu minggu tim Unit IV Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pimpinan Akp Rovan Richard Mahenu para pelaku ditangkap di empat lokasi yakni DE PARK Cluster Kayu Putih Blok AB 6, Serpong, Tanggerang, Bohemia Vilage I, Serpong, Tanggerang, Hotel Grand Serpong, Tangerang, dan Hotel De’ Max Lombok tengah, Nusa Tenggara Barat.

Lima pelaku yang berhasil ditangkap yakni Caitanovici Andrean Stepan (28), Raul Kalai alias Lucian Meagu (28), Ionel Robert Lupu (28) ketiganya adalah Warga Negara Rumania, kemudian Ferenc Hugyec (27) Warga Negara Hungaria, dan Milah Karmilah (30) seorang wanita Warga Negara Indonesia.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono, menjelaskan para pelaku melancarkan aksinya sejak Juli 2017 dengan membuat sendiri alat skimer dan alat pendukung lainnya yang dipasang di beberapa ATM di wilayah Bali, Bandung, Jogjakarta, Tangerang, dan Jakarta.

“Data yang di dapat dari alat skimmer digandakan di kartu ATM kosong kemudian digunakan dengan cara datang ke ATM, memasukkan nomer PIN, selanjutnya para tersangka menarik tunai uang yang ada di ATM,” kata Aris dalam keterangannya, Jumat (16/3/2018).

Meski belum disebut jumlah uang yang berhasil dikuras oleh komplotan ini selama beraksi, namun diduga puluhan nasabah baik dari Bank BRI maupun bank swasta lainnya telah menjadi korban para pelaku. “Semua bank lokal Indonesia. Uang hasil kejahatan digunakan untuk keperluan sehari-hari” kata Aris.

Saat ini, para pelaku masih telah ditahan di Polda Metro Jaya sedangkan polisi masih melakukan pemeriksaan intensif dan mengembangkan kasus tersebut.

Polisi juga sudah menginformasikan kepada pihak BRI dan bank swasta lain yang menjadi korban kejahatan komplotan ini. Dari pihak bank tengah melakukan investigasi internal untuk mencari tahu nilai kerugian nasabah maupun sistem internal.

Dari para tersangka diamankan beberapa barang bukti yakni 1 Deepskimmer, 1 Encoder, 3 SPY Cam, 1.447 kartu ATM berisi data curian nasabah, 21 kartu ATM Member Card, 4 Kanopi Pin Pet, 6 SD Card, 5 unit Handphone, 19 karet mulut ATM (bezel), 1 laptop, 6 modem, 5 Hardisk, 5 Flasdisk, 2 Cripto Hardware Walet, 2 Double Tip, 5 lem bakar, 3 lem power glue, kabel carger modifikasi, 1 solder, 1 penggaris, 1 DVD, 3 perdana, 3 active speaker modifikasi untuk membawa kartu ATM cloning, 1 bor porteble dan sejumlah alat untuk membuat deep skimmer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *