Berita Yang Lagi Trending Istri Warkop Yang Lagi Hamil Ditampar Satpol PP

Oknum Satpol PP Gowa yang Tampar Perempuan Pemilik Warkop Terancam Penjara  5 Tahun

Riyana Khastury, istri pemilik warkop yang menjadi korban pemukulan oknum Satpol PP di Gowa, Sulawesi Selatan, memberi klarifikasi terkait kehamilannya yang disebut negatif hamil.

Melalui video yang beredar, Riyana yang dijumpai bersama suaminya Nur Halim alias Ivan menegaskan bahwa ia benar tengah hamil.

Ia menjelaskan, jika diperiksa oleh dokter memang kehamilannya tidak terlihat. Kadang perutnya juga membesar dan mengecil.

Istri pemilik warung kopi (warkop) yang dipukul anggota Satpol PP Gowa, Sulawesi Selatan melaporkan dugaan penganiayaan terhadap dirinya dan suami ke polisi.

Namun, saat melapor istri pemilik warkop, Riana, yang tengah hamil itu, terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kontraksi dan air ketubannya pecah.

Peristiwa pemukulan terhadap Riana itu terjadi saat Satpol PP Gowa melakukan penertiban aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

“Klien kami dilarikan ke rumah sakit semalam setelah kejadian itu, korban hamil delapan bulan dan air ketubannya pecah,” katanya.

Pemilik warkop, Nur Halim tengah live di Facebook ketika anggota Satpol PP Gowa datang sekitar pukul 20.44 WIB. Saat itu, warung sudah tutup.

“Salah satu tim PPKM menegur istriku, karena pakaiannya seksi. Tapi kan, sudah ambil daster untuk menutupinya, karena setahunya istriku tidak ada orang, jadi wajar, ini kan rumah, biarpun pakaian bagaimana tidak ada masalah,” ungkapnya.

Saat dipersoalkan pakaiannya, istri pemilik warkop tidak terima. Karena menurutnya, berpakaian seksi tidak diatur dalam PPKM. Apalagi, berpakaian seksi di rumah sendiri dan juga tidak ada pengunjung warkop.
“Ada seorang ibu-ibu petugas PPKM yang menegur, istriku jadi marah kan. Ini cuma PPKM yang diatur, bukan pakaian seksinya atau bagaimana, tidak ada sangkut pautnya,” tambahnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *