Menu Sarapan Terbaik Untuk Menurunkan Berat Badan

Menu Sarapan Terbaik Untuk Menurunkan Berat Badan : Sarapan penting dilakukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun banyak wanita merasa takut menjadi gemuk akibat sarapan. Padahal, wanita dapat mengatur menu sarapan agar tetap berenergi namun berat badan terjaga.

Menu Sarapan Terbaik Untuk Menurunkan Berat Badan

Bahkan, dengan menu sarapan yang tepat, wanita juga bisa menurunkan berat. Sebaliknya, jika Anda menyantap makanan cepat saji dan tidak bernutrisi, justru hal ini akan berdampak buruk pada kesehatan. Hal ini juga dapat membuat Anda mengalami obesitas, seperti dikutip dari laman Boldsky, Selasa (21/11/2017).

Berikut ini beberapa menu makanan yang dapat Anda pilih agar berat badan terkontrol.

Oatmeal

Oat adalah makanan yang sangat sehat untuk dikonsumsi saat sarapan. Konsumsi gandum secara terus-menerus dapat menyebabkan penurunan berat badan secara signifikan. Gandum mengandung serat dalam jumlah tinggi yang membuat perut Anda kenyang untuk waktu yang lama.

Studi juga menunjukkan bahwa jika gandum dikonsumsi 3 jam sebelum melakukan latihan, hal ini akan membantu mengurangi lemak tubuh lebih cepat. Hal ini karena gandum membantu menjaga kadar gula darah Anda pada tingkat normal dan mencegah tubuh menyimpan lemak.

Telur

Telur adalah makanan favorit dari semua kelompok usia. Namun agar lebih sehat, sebaiknya telur dikonsumsi dengan cara direbus. Mengonsumsi telur rebus sebagai menu sarapan dapat memberikan energi untuk menjalani aktivitas. Selain itu, berat badan juga akan terjaga.

Yogurt dan pisang

Berat badan dapat dengan lebih mudah diturunkan jika Anda rutin mengonsumsi yogurt. Yogurt juga cocok dikonsumsi debagai menu sarapan. Semangkuk yogurt dengan irisan pisang adalah pilihan sarapan sehat.

Menu ini akan membuat perut Anda kenyang dan juga membantu mengurangi berat badan. Jadi, jika Anda ingin menurunkan berat badan, cobalah konsumsi sarapan sehat ini untuk mempercepat proses penurunan berat badan dan dapatkan bentuk tubuh yang sempurna.

Quinoa

Quinoa memiliki kandungan protein tinggi dan rasanya yang manis dan pedas menjadikannya pilihan sarapan lezat untuk Anda. Untuk membuatnya, cucilah quinoa dengan air dingin, lalu panaskan panci dan tambahkan beberapa tetes minyak zaitun di dalamnya. Tambahkan quinoa dan aduk sampai semua air menguap.

Kemudian, tambahkan 2 gelas air dan setengah sendok teh garam dan biarkan sampai mendidih. Kemudian, biarkan api mendidih dan masak selama 15 menit. Setelah ini, matikan nyala api dan biarkan selama 5 menit. Sekarang, lepaskan tutupnya dan quinoa siap untuk dikonsumsi.

Untuk hasil yang lebih baik, makanlah secangkir quinoa setiap hari.

Ketagihan Kopi Instan Bisa Berakibat Mengidap Diabetes

Ketagihan Kopi Instan Bisa Berakibat Mengidap Diabetes : Saat usianya masih 20-an, Virginia Sinaga (38) tergila-gila dengan kopi instan. Dalam sehari dia bisa minum sampai sembilan saset setiap hari.

Ketagihan Kopi Instan Bisa Berakibat Mengidap Diabetes

Tak cuma kopi instan, wanita yang berdomisili di Jakarta ini juga gemar makan. Kebiasaan makan dan minum yang tak sehat membuatnya terkena diabetes di usia 25.

Kesukaan Virgee, begitu dia disapa, terhadap kopi saset ketika kuliah sambil bekerja. Saat itu usianya kira-kira 22 tahun. Dia tak minum di gelas kecil melainkan gelas ukuran besar seperti yang biasa lihat di serial televisi Friends.

“Satu saset enggak cukup kan, makanya sekali minum dengan tiga kopi saset. Lalu ditambah es, enak banget,” tuturnya.

Kebiasaanya minum kopi instan hingga sampai sembilan saset sehari terjadi selama tiga tahun. Tak cuma kopi saset, dia juga suka minum teh dalam kemasan.

“Dalam jangka waktu tiga tahun itu minumnya enggak pakai mikir. Yang penting enak masuk ke tenggorokan,” cerita Virgee.

Bahaya Kopi Instan Bagi Kesehatan

Selain gemar mengonsumsi minuman manis, Virgee juga senang makanan manis. Paling tidak seminggu sekali dia menyantap jajanan pasar yang gulanya tidak ditakar. Selain itu dia juga mengaku pada dasarnya gemar segala makanan.”Sebenarnya aku itu pemakan segala, mau manis, pedas, asin suka,” ungkapnya.

Bagai tersambar geledek di usia 25

Saat usianya menginjak 25 tahun, Virgee merasa tubuhnya memberi kode. Dia jadi mudah tertidur.  Diajak teman ngobrol, lalu diam sebentar, dia sudah tidur. Duduk di kursi sebentar, dia akan tertidur.

“Aku memang tukang tidur, tapi enggak semudah itu yang tahu-tahu sudah tidur,” cerita bungsu dari empat bersaudara ini.

Hingga suatu hari, ada luka di kaki yang tak kunjung sembuh. Sudah berusaha diobati sendiri tapi kok makin lama benyek (lembek).

Baik puasa dan saat lebaran, penderita diabetes dianjurkan untuk melakukan cek gula darah

Salah satu teman menyarankan agar Virgee memeriksa gula darah. Tak lama dia pun mengecek gula darah di sebuah laboratorium. Hasilnya keluar, tertera angkanya 475 mg/dl. Kadar gula darah normal pada tubuh yakni sebelum makan antara 70-130 mg/dL. Dua jam setelah makan, kurang dari 180 mg/dL.

Kabar ini pun rasanya bagai disambar geledek. Virgee benar-benar kaget di usianya yang masih 25 tahun terkena penyakit diabetes.

“Aku enggak menyangka dapat penyakit ini di usia muda, apalagi penyakit dalam. Karena track record aku, masuk rumah sakit pun enggak pernah selama hidup, kok ini sekalinya dapat sakit seperti ini,” ceritanya.

Dokter kaget dengan kebiasaan Virgee

Ketika memeriksakan diri, dokter awalnya menduga diabetes pada Virgee karena konsumsi minuman bersoda. Dia pun mengelak, karena sejak kecil kalau minum kola langsung radang tenggorokan. Kemudian dokter terus menelusuri penyebab tingginya gula darah pada Virgee.

Disimpulkan faktor risiko itu terjadi karena pola makan yang tidak sehat. “Kalau ngomongin olahraga, aku olahraga. Jadi ya pola makan (penyebabnya), dokter juga kaget tentang kebiasaan minum sembilan kopi instan sehari. Ditambah lagi makan jajanan pasar. Dokter mengatakan ‘Pola makan kamu enggak benar’,” katanya.

Dokter yang merawatnya pun memberikan obat yang jumlahnya tidak sedikit. Serta anjuran mengenai kebiasaan hidup sehat.

Mulai dari menghindari makan duren atau nangka yang lebih baik memilih buah bukan musiman seperti pepaya dan apel. Lalu, mengonsumsi sayuran, memilih daging putih daripada daging merah.

Pecandu Seks Penuh Derita

Pecandu Seks Penuh Derita : Kecanduan seks di usia remaja punya dampak besar di kemudian hari. Mungkin tidak sekarang dirasakannya. Namun, semakin cepat berhenti dari kebiasaan menyaksikan konten porno, semakin baik pula untuk kesehatan jiwa dan mental remaja itu.

Pecandu Seks Penuh Derita

Deborah Schiller, Direktur Gratitude program, sebuah program guna menangani kecanduan seksual, anoreksia seksual, dan hubungan kompulsif, mengatakan bahwa konsekuensi dari kecanduan seks yang pertama kali dirasakan adalah penderitaan.

“Mereka menjalani hidup melawan moral dan nilai mereka sendiri, dan mereka tidak dapat berhenti. Mereka menyakiti orang yang mereka cintai,” kata Deborah dikutip dari USA Today pada Sabtu, 11 November 2017.

Konsekuensi lainnya, khusus untuk pecandu seks usia dewasa, termasuk penembakan, perceraian, keterasingan dari anak-anak dan cucu, kecaman religius, dan kehilangan lisensi profesional.

Deborah mengatakan, kebanyakan pecandu seks adalah laki-laki, meskipun Program Gratitude telah merawat wanita yang tinggal di fasilitas terpisah. Program tersebut mendapat telepon dari seluruh negeri dan bahkan internasional. Tidak pernah ada daftar tunggu.

Kecanduan nonton film bertema seks membuat otak kamu rusak di lima bagian ini. Masih berani?

Program ini tidak menerima orang-orang yang telah melakukan kejahatan terhadap anak-anak atau yang melakukan kekerasan seksual, tapi kecanduan seks membuat orang terkena masalah hukum.

“Orang melakukan hal buruk karena kecanduan seks mereka,” kata Deborah.

Menurut Deborah, mereka melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum, seperti pelacur, melihat pornografi anak-anak. Mereka mungkin menunjukkan diri mereka sendiri

“Jika (seseorang) ditangkap karena salah satu dari hal-hal ini, itu tidak berarti orang tersebut adalah pecandu seks, tapi itu bisa berarti kecanduan seks mereka telah sejauh itu,”

Pastinya, tidak semua pecandu seks adalah pelaku kriminal, dan kebanyakan pelanggar seks bukanlah pecandu. Tidak seperti pecandu, pelaku seks mungkin kurang memiliki motivasi untuk berubah atau memiliki hati nurani.

“(Pecandu seks) jarang berhubungan seks tanpa izin atau dengan paksaan,” kata Debra Borys, psikolog Los Angeles dan ahli pelecehan seksual.

Mereka menggunakan seks sebagai mekanisme menenangkan diri dengan cara orang lain menggunakan narkoba atau makan berlebihan.

“Predator seksual terangsang dari dominasi dan kekuatan dan melihat ketakutan atau penghinaan. Mereka tidak dianggap sebagai pecandu seks,” kata Debra.

Pemantauan Cairan Isi Vape

Pemantauan Cairan Isi Vape : Selama ini, belum ada regulasi dari pemerintah mengenai penjualan cairan rokok elektrik. Tak heran bila penjual rokok elektrik menjalankan aturan masing-masing dalam menjaga kualitas produknya.

Pemantauan Cairan Isi Vape

Dimas Jeremia dari Ministry of Vape Indonesia mengatakan, selama ini cara menjaga kualitas produk cairan rokok elektrik dengan self regulating. Jika ingin membeli cairan rokok elektrik produksi lokal, dia harus melihat dan mengecek sendiri, mulai dari bahan sampai dengan tempat pembuatan.

“Bila mengambil dari (produk cairan rokok elektrik) lokal, pilih yang yang punya clean room. Saya ngecek sendiri, clean room-nya seperti apa. (Lalu), bahan dasar dari siapa, food grade atau enggak, pharmaceutical grade atau enggak,” tutur Dimas di Jakarta.

Baginya, penting sekali mengetahui kondisi cairan rokok elektrik sebelum sampai di tangan pembeli. “Vaping itu bagus cuman tergantung juga kan. Kalau bikinnya ngaco, kan kita konsumsi, kalau bikinnya ngaco, ya ngaco juga. Kalau bahan-bahannya ngaco, ngaco juga,” tuturnya.

Dimas tidak yakin semua penjual cairan rokok elektrik lain juga melakukan pengawasan ketat. Itu sebabnya dia bakal menyambut baik bila pemerintah memiliki aturan yang jelas mengenai cairan rokok elektrik.

“Enggak semua orang mau melakukan (pengawasan dan kontrol ketat) gitu juga lho,” tambahnya.

Terkait dengan pernyataan Menteri Perdagangan yang bakal mengeluarkan aturan cairan rokok elektrik harus mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan, Dimas mengatakan harus ada kejelasan dalam pengajuan.

“Kalau memang rokok elektrik ini solusi yang diterima, bila ada cukai tidak masalah. Tapi cara mengajukan izin ke BPOM harus mudah dan jelas,” sarannya.

Rokok Elektrik Tidak Dianjurkan Bagi Perokok Pemula

Rokok Elektrik Tidak Dianjurkan Bagi Perokok Pemula : Rokok elektrik atau vape ditujukan bagi mereka yang sudah jadi perokok, bukan yang tidak merokok sebelumnya. Sehingga bagi yang belum merokok, tak perlu mencoba-coba rokok elektrik.

Rokok Elektrik Tidak Dianjurkan Bagi Perokok Pemula

“Yang enggak merokok ya jangan mencoba rokok elektrik. Sudah bagus itu sama sekali tidak merokok,” kata Ketua Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP), Achmad Syawqie di Jakarta dalam The 1st Asia Harm Reduction Forum di Jakarta, ditulis Jumat (10/11/2017).

Syawqie menegaskan, tidak benar rokok elektrik ini menjadi konsumsi calon perokok atau bahkan anak-anak SD atau SMP. Seharusnya, anak-anak dilindungi dari paparan rokok apa pun.

“Bagi yang memulai, kami khawatirkan akan dampaknya nanti,” tambahnya.

Alternatif rokok tembakau

Sejatinya, kehadiran rokok elektrik ini ditujukan pada perokok yang kesulitan berhenti merokok tembakau. Dia tidak kehilangan sensasi merokok, tapi kehilangan risiko buruk mencapai 95 persen dibanding rokok tembakau.

Hingga kini, aneka studi menunjukkan beragam sudut pandang tentang rokok elektrik. Ada yang menyatakan lebih aman dari rokok tembakau, tapi tidak sedikit pula yang menyampaikan efek sampingnya yang setara dengan rokok tembakau.

Yang terbaik untuk kesehatan, tentu sama sekali tidak merokok.

Bahan rokok elektrik

Selain dari riset-riset yang ada baru, Konstantinos mengajak untuk mengenali bahan rokok elektrik. Bahan-bahan yang ada pada cairan rokok elektrik, diklaim lebih aman dibanding rokok biasa. Berikut tiga bahan di dalamnya:

Propilen glikol (propylene glicol) yang biasa digunakan dalam makanan, kosmetik, dan pengobaatan. Penggunaan kandungan ini sudah disetujui sejak 1982.

Glycerol, ini merupakan senyawa yang terbuat dari kombinasi tumbuhan dan suatu senyawa. Mulai dikonsumsi manusia sejak 1959.

Flavoring atau penambah rasa yang sudah disetujui biasa digunakan dalam makanan.”Ditemukan bukti yang snagat sedikit tentang efek senyawa tersebut. Namun tidak ada bukti bila senaywa tersebut dihirup menimbulkan kekhawatiran,” tambahnya.

Bahan Untuk Mengatasi Depresi

Bahan Untuk Mengatasi Depresi : Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami stres, seperti kondisi jalanan, beban pekerjaan dan kondisi percintaan. Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan depresi.

Bahan Untuk Mengatasi Depresi

Menurut laman Boldsky, Kamis (9/11/2017) kebanyakan orang memilih mengonsumsi obat anti depresan saat mengalami depresi. Padahal obat-obatan tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius seperti patah tulang.

Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan bahan-bahan alami berikut untuk mengatasi depresi.

Kapulaga

Kapulaga membantu meremajakan sel dan membantu mengatasi depresi. Untuk mengonsumsinya, campurkan setengah sendok teh bubuk kapulaga, tambahkan ke secangkir air hangat atau susu. Campur hingga merata dan minum sekali sehari. Ini membantu mengobati gejala depresi.

Kunyit

Kunyit kaya akan karotenoid dan vitamin B. Ini membantu meningkatkan kadar serotonin dan juga bahan kimia penting lainnya di otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kunyir membantu mengurangi gejala depresi. Tambahkan sedikit kunyit dalam masakan atau milk shake dan smoothies untuk mengatasi depresi. Konsumsi secara rutin.

Minyak Ikan

Minyak ikan kaya akan asam lemak omega-3 atau yang dikenal sebagai lemak baik. Konsumsi minyak ikan secara teratur dapat membantu berfungsinya otak dengan baik dan sangat dianjurkan untuk orang-orang yang menderita depresi.

Madu

Madu mengandung salah satu asam amino penting yang disebut tryptophan. Ini memberikan sensasi santai untuk saraf, membantu seseorang untuk tidur nyenyak dan melawan depresi.

Campur satu sendok makan madu dan satu sendok teh bubuk ginseng. Tambahkan kedua bahan ini ke dalam segelas air, aduk rata dan kemudian diminum dua kali sehari untuk hasil yang lebih baik.

Hal Yang Bisa Membuat Badan Langsing

Hal Yang Bisa Membuat Badan Langsing : Orang-orang yang memiliki tubuh langsing punya beberapa kebiasaan yang sama. Hal ini terbukti lewat analisis Cornell Food and Brand Lab yang dilakukan terhadap 147 pemilik berat badan sehat.

Hal Yang Bisa Membuat Badan Langsing

Paling tidak ada enam kebiasaan yang dilakukan pemilik tubuh langsing. Mulai tidak pernah melewatkan sarapan hingga rajin menimbang berat badan seperti mengutip Women’s Health, Selasa (7/11/2017).

Selalu sarapan

Mungkin Anda bosan mendengarnya, tapi ini fakta. Sekitar 96 persen orang langsing tidak pernah melewatkan sarapan. Tiga makanan yang selalu disantap adalah buah, sayuran dan telur.

Olahraga 5 kali seminggu

Terbukti, olahraga membuat seseorang jadi langsing. Dari analisis ini memperlihatkan 42 persen orang langsing olahraga 5 kali seminggu.

Seminggu sekali menimbang berat badan

Rata-rata pemilik tubuh langsing memiliki suatu waktu rutin untuk menimbang berat badan. Sehingga dia akan mudah mengontrol berat badannya.

Tidak ikuti tren diet

Bila sekarang diet keto atau mayo sedang tren, orang-orang ini tidak akan ikut-ikutan. Sekitar 75 persen pertisipan mengatkan mereka tidak pernah mengikuti diet tertentu.

Masak di rumah

Mereka yang memiliki tubuh bugar dan sehat punya kebiasaan mamasak di rumah. Kebiasaan ini membuat mereka tahu kandungan yang dikonsumsi setiap hari.

Menghiraukan lapar

Jika lapar, orang-orang pemilik tubuh langsing tidak akan menahannya. Mereka akan mencari makanan yang membuat perut kenyang tanpa kalori berlebihan.

Pengaturan Jumlah Kalori Jika Ingin Diet Sukses

Pengaturan Jumlah Kalori Jika Ingin Diet Sukses : Pengaturan jumlah kalori pada masing-masing pelaku diet tidak sama. Untuk menentukan jumlah yang tepat dokter akan melihat usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik sehari-hari. Bukan berat badan yang menjadi patokan.

Pengaturan Jumlah Kalori Jika Ingin Diet Sukses

“Untuk angka pasti dari jumlah kalori itu, pertama yang harus dilakukan adalah pemeriksaan bassa metabolisme. Berguna untuk mengetahui kemampuan metabolisme tubuh. Karena dari pemeriksaan itu bisa ketahuan berapa kalori yang tepat,” ujar Nutrisionis dari WRP, Widya Fadila di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis, 2 November 2017.

Rata-rata jumlah kalori untuk konsumsi harian individu yang sedang tidak menurunkan berat badan adalah 2.000 sampai 2.150 kkal. Sedangkan untuk yang diet harus kurang dari itu. “Berkisar antara 1.500 sampai 1.700 kkal,” kata Widya menambahkan.

Kalori untuk camilan sehat

Widya menjelaskan bahwa pembagian untuk makan pagi dan makan malam berkisar 15 sampai 35 persen dari total diet harian. Jangan lupa di sela-sela makan pagi ke makan siang harus ada camilan sehat dengan total kalori tidak boleh lebih dari 200 kalori.

“Untuk snacking 10 sampai 15 persen, yang mana tidak boleh lebih dari 200 kalori,” kata Widya.

Karena itu WRP selalu mengeluarkan camilan dengan kalori 80 kkal. Hampir tidak pernah lebih dari angka itu maupun mendekati 200 kkal.

“Karena begini. Camilan itu tidak boleh dari 200 kkal. Kalau camilan kalorinya 80 kkal, dan orang tidak merasa kenyang, dia masih boleh makan lagi. Makan dua camilan saja masih 160 kkal, belum lagi dari 200 kkal,” kata Widya menekankan.

Efek Buruk Jika Sering Memendam Emosi

Efek Buruk Jika Sering Memendam Emosi : Sering kali kondisi yang tidak menyenangkan memancing seseorang untuk meluapkan emosi, misalnya dengan marah-marah. Namun, ada juga yang memilih diam dan memendamnya.

Efek Buruk Jika Sering Memendam Emosi

Memendam emosi dapat berdampak buruk bagi kesehatan, misalnya membuat orang merasa mudah lelah dan sulit tidur, seperti dikutip dari laman Boldsky, Sabtu (28/10/2017). Padahal, ada banyak cara untuk mengatasi amarah, misalnya dengan berkonsultasi pada orang terdekat atau menyelesaikan permasalahan dengan komunikasi yang baik.

Berikut ini beberapa efek yang timbul jika seseorang memendam emosi terus-menerus.

Gangguan Tidur

Tidak mengekspresikan emosi bisa menyebabkan beberapa gangguan tidur seperti insomnia. Kita mungkin menjadi gelisah, bahkan tidak bisa tidur.

Penyebabnya, otak tidak tahu bagaimana menangani emosi yang tidak diungkapkan. Hal ini membuat otak bekerja semalaman untuk menentukan pola emosional dan menyebabkan Anda gelisah dan tidak nyenyak.

Merasa Lelah

Memendam emosi secara otomatis dapat menyebabkan kelelahan fisik dan kelelahan mental. Pemikiran yang jelas mungkin juga sangat sulit dicapai dan kemampuan Anda untuk menggunakan akal sehat bisa berkurang.

Memicu timbulnya penyakit

Anda cenderung menjadi rentan terhadap berbagai penyakit saat menahan emosi. Hal ini terjadi karena tubuh menahan beban emosi yang terus-menerus dan berdampak buruk pada endokrin, limfatik, dan sistem kekebalan tubuh.

Parahnya, Anda bisa terserang beberapa penyakit berbahaya seperti kanker.

Gangguan pencernaan

Menekan emosi seseorang dapat menyebabkan beberapa masalah usus. Hal ini bisa terjadi karena saluran usus berhubungan erat dengan otak. Bila otak diletakkan di bawah tekanan konstan dengan tidak mengekspresikan emosi, ia memiliki dampak parah pada usus yang menyebabkan mual, sakit perut, diare, kembung, atau konstipasi.

Memicu alergi

Memendam amarah juga bisa menyebabkan radang. Peradangan kronis akibat emosi yang terjebak dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun dan dapat memicu kondisi seperti asma, kongesti dada kronis, batuk dan alergi lainnya.

Agar terhindar dari dampak buruk menahan emosi, berbagai cara dapat dilakukan untuk mengatasinya. Misalnya, mendengarkan musik, menulis, mencari konseling profesional, jalan-jalan dan berbagi cerita dengan orang terdekat.

Berbicara Bahasa Asing Jadi Lebih Mudah Setelah Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

Berbicara Bahasa Asing Jadi Lebih Mudah Setelah Mengkonsumsi Minuman Beralkohol : Saat menggunakan bahasa asing dalam sebuah percakapan, terkadang ada rasa tidak percaya diri bagi yang belum mahir. Uniknya, sebuah studi di luar negeri mengungkapkan, orang yang mengonsumsi minuman beralkohol level rendah dengan jumlah sedikit, bisa jadi lebih lancar berbicara bahasa asing.

Berbicara Bahasa Asing Jadi Lebih Mudah Setelah Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

Menurut peneliti, asupan minuman beralkohol seperti bir atau wine dapat mengurangi rasa gugup atau ragu saat bicara bahasa asing. Namun, jumlah alkohol yang ditenggak harus dalam level rendah, seperti diungkap dalam Journal of Psychopharmacology.

Fakta menarik ini terungkap ketika peneliti melakukan uji coba terhadap 50 orang berbahasa Jerman, yang sedang kuliah di Maastricht University, Belanda. Sebagai orang yang biasa menggunakan bahasa Jerman, tentu tidak mudah bagi mereka berbahasa Belanda.

Ke-50 orang ini kemudian diminta untuk berbincang santai dalam bahasa Belanda. Sebelumnya, ada 25 orang diminta untuk minum satu pint bir (473 ml), sisanya minum air putih. Selang beberapa menit, mereka diminta berbincang dalam bahasa Belanda sambil direkam.

Setelah mendengarkan rekaman, mereka yang berbicara dalam bahasa Belanda itu mengatakan tetap tidak merasa percaya diri. Asupan minuman berkohol tidak berdampak apa-apa ke diri mereka.

Uniknya, orang yang biasa menggunakan bahasa Belanda menilai ucapan orang-orang Jerman yang minum bir itu lebih lancar dibanding yang minum air putih.

Peneliti pun berpendapat, bila dosis alkohol yang digunakan rendah memiliki keuntungan dalam mengurangi rasa gugup saat berbicara. Namun jika berlebihan berbagai data menunjukkan malah memberi efek negatif seperti bicara jadi tidak lancar dan tidak jelas.

“Ada kemungkinan seseorang jadi lebih lancar dalam berbahasa asing setelah menenggak sedikit minuman beralkohol,” kata peneliti.