Cikal Bakal Geng Motor, Delapan Anggotanya Ditangkap

Cikal Bakal Geng Motor, Delapan Anggotanya Ditangkap : Sebagian dari anggota cikal bakal geng motor ini ditangkap Polsek Cikarang Barat setelah membacok Muhammad Sandang,14 di pertigaan Selang Bojong CBL Kampung Selang Bojong Kecamatan Wanasari Cikarang Barat, Bekasi.

Cikal Bakal Geng Motor, Delapan Anggotanya Ditangkap

“Mereka belum bisa dikatakan geng motor karena baru dibentuk sekitar 2- 3 minggu lalu. Namanya buskster. Bila berkumpul mereka melalui telpon,” kata Kapolsek Cikarang Barat Kompol Hendrik Situmorang Rabu (11/10).

Pelaku yang ditangkap yaitu 8 orang. Yaitu tersangka Ay pembacok korban. Serta satu motor hilang yaitu Beat yang diambil oleh pelaku BDR.

Pelaku diketahui mengendarai sekitar 30 motor. Delapan pelalu yang ditangkap yaitu AY, BJ, DGR, BDR, AD,NM, SA dan G. Mereka ditangkap Selasa kemarin di rumahnya di derah Tambun.

Hendrik menjelaskan krologi kejadian itu. Korban usai menjaga konter HP di dekat lokasi rebahan dan tertidur, tiba-tiba datang segetombolan orang langsung membacok tangan korban.

Korban terbangun dan menangkis bacokan berikutnya. Ada saksi melihat dan berteriak sehingga begundal tersbut kocar kacir melarikan diri. Korban kemudian dibawa ke RS Medika Cibitung karena dirujuk ke RS Polri Kramat Jati.

“Motivasi pelaku adalah ingin menunjukkan jati dirinya supaya terkal dengan memakan korban. Dari pengakuan mereka baru sekali melakukan aksinya. Mereka keliling kampung mencari korbannya,” jelas Hendrik.

Atas perbuatan mereka dikenai pasal 80 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak ancaman penjara 5 tahun. Dan atau pasal 170 ayat (2) ke 2 KUHP.

Polisi Menangkap Pelaku Curanmor

Polisi Menangkap Pelaku Curanmor : Pria pengendara sepeda motor lawan arah dibekuk Satlantas Polda Metro Jaya di kawasan Semanggi,  Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017) pagi.

Polisi Menangkap Pelaku Curanmor

“Dua pria mengendarai dua sepeda motor sempat kabur dan satu yang meninggalkan motor bebek di TKP hingga akhirnya berhasil dibekuk petugas Satlantas. Ketika diperiksa petugas ternyata pria itu memiliki senjata api (senpi) dan kunci leter T, dan kini pria berinsial CI, diserahkan ke Jatanras Polda Metro Jaya,” papar petugas lantas.

Keterangan yang dihimpun sekitar pukul 06:00 wib, saat itu dua lelaki berboncengan sepeda motor masuk ke jalur yang bukan diperuntukan buat roda dua, karena curiga kemudian petugas menguber, namun malah kabur dan meninggalkan sepeda di tengah di jalan raya.

Satu pelaku yang kabur terus diuber polisi berpakaian seragam putih. Berkat kesigapan Satlantas hingga satu pelaku berhasil diamankan polisi. “Saat anggota kami menggeledah bagian badan ditemukan senjata api berikut kunci leter T, dan kini petugas langsung diserahkan ke unit Jatanras,” ujar Kasat Gatur AKBP Suhli.

Sementara dari hasil olah TKP dan pemeriksaan identitas kepemilikan sepeda motor, ternyata motor yang ditemukan diduga hasil kejahatan ternyata pemiliknya warga Ciputat, namun petugas masih enggan menyebutkan kepemilikannya.

“Ya ada penangkapan diduga pelaku Curanmor yang ditangkap Satlantas Polda Metro Jaya, dan ditangani Polda Metro Jaya,” papar Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Mustakim.

Para Penjudi Remi Berhasil Dijaring Polisi

Para Penjudi Remi Berhasil Dijaring Polisi : Petugas kepolisian menjaring lima penjudi remi yang meresahkan warga di Mess Pool Damri Jalan Garuda, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/10/2017) subuh. Selain dua set kartu remi, petugas juga menemukan uang taruhan ‎Rp 420.000.

Para Penjudi Remi Berhasil Dijaring Polisi

“Mereka yang tertangkap itu sopir Damri bersama kondektur sekitar pukul 05:00. Kini mereka yang diamankan itu berinsial AM,39, sopir warga Kota Bambu,Jakbar, HA,37,sopir, asal Jateng, IS,30, sopir,warga Kemayoran, FS,26,sopir asal Jateng dan AA,22, kenek asal Jawa Tengah,” papar Kasubag Humas Polres Jakpus, Kompol Suyatno.

Oleh petugas kepolisian ‎kini para sopir dan kondektur berikut barang bukti kartu dan sejumlah uang pecahan total Rp 420 ribu, diamankan petugas ke Mapolsek Kemayoran.n

Ketera‎ngan yang dihimpun terjaringnya penjudi remi itu karena adanya laporan dari para calon penumpang bis, karena kesal kemudian dilaporkan ke polisi. Sekitar jelang subuh petugas pimpinan Iptu Suprayogo, bersama anggotanya segera kelokasi.

Namun setibanya petugas dilokasi, ternyata benar ada yang main judi remi. Tak pelak lagi, petugas dengan sigap segera menangkap pria penjudi itu. Dan dari TKP, petugas menyita kartu re‎mi berikut sejumlah uang taruhan.

Kini mereka yang diamankan itu mendekam di kantor polisi. “Mereka penjudi ini akan dikenakan sesuai pasal 303 ayat 1 KUHP, ‎yang tentu diancam pidana kurungan,”tegas petugas kepolisian.

Para Penyerang Truk Sampah DKI Ditangkap

Para Penyerang Truk Sampah DKI Ditangkap : Empat remaja tanggung yang menyerang truk sampah milik Pemprov DKI di Bantargebang, berhasil ditangkap aprat Kepolisian Sektor Bantargebang, Jumat (6/10/2017) dinihari.

Para Penyerang Truk Sampah DKI DitangkapPara Penyerang Truk Sampah DKI Ditangkap

“Motif dan siapa yang memerintahkan mereka menyerang masih dalam penyidikan,” ujar Kompol Siswo, Kapolsek Bantargebang.

Mereka yang ditangkap TP, 15, ABM, 14, AWE, 16 dan MI, 14 bersama empat sepeda motor yang diamankan di Mapolsek.

Para tesangka ini berhasil diamankan, saat digelar operasi cipta kondisi (cipkon) tak jauh dari lokasi kejadian. “Mereka kami amankan tanpa perlawanan berikut empat unit sepeda motor yang digunakan untuk beraksi,” kata Siswo.

Menurut Siswo, kasus tersebut berawal saat truk sampah DKI melintas dari arah Cipendawa menuju Bantargebang. Keempat pelaku yang sudah bersiaga dengan masing-masing sepeda motor, langsung menghampiri truk sampah B 9739 TOQ dari arah yang berlawanan.

Saat di Jalan Raya Siliwangi KM 10, para pelaku langsung melempar truk sampah tersebut menggunakan potongan batu bata hingga kaca truk sampah pecah. Agus Tinggal, 43, sopir berhasil menguasai kemudi kendaraan, sehingga truk yang dibawanya tidak oleng.

Petugas kepolisian yang sedang menggelar operasi cipkon tak jauh dari lokasi, langsung bergegas ke lokasi. Dengan sigap tim buru sergap Polsek Bantargebang langsung mengejar para pelaku. Sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian, mereka berhasil diamankan oleh penyidik tanpa perlawanan.

“Untuk sopir dalam keadaan baik-baik saja, meski kaca depannya dipecahkan menggunakan batu bata,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku bisa dijerat Pasal 406 KUHP tentang pengerusakan dengan hukuman penjara di atas lima tahun.

Pohon Tumbang, Menewaskan Dua Orang

Pohon Tumbang, Menewaskan Dua Orang : Dua orang tewas dan dua lainnya luka parah saat sebatang pohon besar mendadak tumbang menimpa sebuah mobil Kijang di Jalan Raya antara Cepu – Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (3/10/2017) petang.

Pohon Tumbang, Menewaskan Dua Orang

Musibah yang menimpa mobil Kijang K 8662 BN dan menelan korban jiwa itu juga sempat memacetkan arus lalu lintas di Kecamatan Sambong Blora .

Menurut laporan Polres Blora ,peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat mobil melintas dari arah Cepu menuju ke Blora, namun sesampainya di kilometer 9 tepatnya di desa Sambongrejo mendadak sebuah pohon sogo besar berusia tua tumbang. Pohon itu tumbang menimpa mobil yang berisi empat orang korban itu.

Pengemudi dan satu orang penumpang meninggal dunia. Serta dua korban dalam kondisi tak sadarkan diri.

Pengemudi naas bernama Surhadi, 48, merupakan perangkat Desa Mulyorejo meninggal di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi.

Sementara itu, Diah Puspitasari, 40, warga Kelurahan Balun, guru MTS Nglanjuk Kecamatan Cepu, Blora meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Korban lain bernama Lilik Suryani, 50, dalam kondisi tidak sadar dan Ervayani,31, korban sadar mengalami cidera patah kaki kanan.

Kedua korban selamat tersebut saat ini menjalani perawatan di RSU Cepu .

Tim gabungan dari Polsek Sambong, Polisi Lalu Lintas, Koramil Sambong, serta BPBD Blora, turut bergegas melakukan evakuasi korban, pembersihan pohon tumbang, serta pengamanan arus lalu lintas yang mengalami kemacetan sepanjang 5 km.

Suami-Istri Dibunuh Akibat Terlibat Affair

Suami-Istri Dibunuh Akibat Terlibat Affair : Persitiwa pembantaian yang mengakibatkan tewasnya Parlindungan Siregar,31 dan isterinya Helmi Damayanti Harahap,25, kritis di Tapanuli Selatan, Sumut, dijelas polisi.

Suami-Istri Dibunuh Akibat Terlibat Affair

Tersangka Rizki Harianto,25, penduduk Samora, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Sumut, ditembak polisi karena mencoba kabur. Tersangka dirawat di RSUD Padangsidimpuan.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP M Iqbal , Jumat (29/9), mengatidakan satu sang pelaku diamankan kemarin sore di kawasan bukit di Pulobauk, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan. “Polisi masih mengembangkan kasus ini. Diduga ada sang pelaku lainnya,’ucap Kapolres.

Disebutkannya, awal terjelas setelah petugas melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi pasca kejadian itu.

Lalu, petugas mendatangi rumah pamannya bernama Arlin. Sang pelaku berhasil ditangkap. Namun, saat diinterogasi, sang pelaku mencoba melarikan diri. Polisi langsung mengambil tindakan dan menembak bagian paha sang pelaku sebanyak dua kali.

“Pembunuhan terjadi karena sang korban mengancam akan membunuh sang pelaku. Pasalnya, sang pelaku ini ada affair dengan istri sang korban,”jelas Kapolres.

Tidakut dibunuh sang pelaku pulang. Tidak lama kemudian sang pelaku kembali ke rumah sang korban dengan membawa parang. Parlindungan Siregar, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka bacok menganga dari kepala, leher, badan hingga perut di kediamannya Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, Rabu (27/9) pagi.

Sedangkan istrinya Helmi Harahap kritis dan kini masih menjalani perawatan di Putri Hijau, Medan.

“Motif pembunuhan, sakit hati. Ketahuan selingkuh, diancam oleh sang korban (suami). Polisi menyita barang bukti dua bilah parang dan obeng,”tutup Kapolres.

Berniat Mengantar Undangan Sang Mempelai Wanita Tewas Tersambar Kereta

Berniat Mengantar Undangan Sang Mempelai Wanita Tewas Tersambar Kereta : Peristiwa tragis terjadi di perlintas kereta api Jalan Danau Singkarak, Medan, Sumatera Utara. Calon pengantin bernama Eva Yanti Lumbangaol,26, tewas setelah disambar kereta api di perlintasan tersebut, Senin (25/9).

Berniat Mengantar Undangan Sang Mempelai Wanita Tewas Tersambar Kereta

Rencananya, Eva dan calonnya Dihitung Manulang akan menerima pemberkatan perkawinan pada 7 Oktober 2017.

Saat kejaddian, sang korban yang diketahui tengah menyebar undangan pernikahannya itu mengalami remuk di bagdian kaki kirinya.

Sekitar pukul 16.00 Wib, sang korban asal Humbang Hasundutan, Sumatera Utara ini menumpang angkutan online Go-Jek untuk menyebar undangan pernikahan.

Ketika melewati perlintasan kereta api tersebut, pengemudi Go-Jek bernama Ahmad Sutopo,42, tidak melihat adanya kereta api yang datang.

“Kebetulan, saat mereka melintas, datang kereta api dari arah Binjai menuju Medan. Karena posisi motor Go-Jek ini di perlintasan, mereka pun disambar kereta api hingga terseret beberapa meter,” kata Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu kepada wartawan.

Setelah dihantam kereta api, motor Honda Supra X BK 3506 ACO milik pengemudi Go-Jek rusak.

Sang korban yang duduk di boncengan tewas di tempat karena bagdian tubuhnya sempat terhantam kereta api. Sedangkan pengemudi Go-Jek mengalami patah kaki kiri.

“Saat ini sang korban dan pengemudi Go-Jek berada di RS Royal Prima. Saat kejaddian undangan pernikahan yang dibawa sang korban berserak di bantaran rel kereta api,’ucap Victor.

Dua Pelaku Wanita Ditangkap Karena Melakukan Transaksi Narkoba

Dua Pelaku Wanita Ditangkap Karena Melakukan Transaksi Narkoba : Dua wanita beraldias NN (32) dan HN (34) harus berurusan dengan pihak polisi. Kedua perempuan asal warga Cikupa, Kabupaten Tangerang ini diciduk aparat saat tengah bertransaksi sabu.

Dua Pelaku Wanita Ditangkap Karena Melakukan Transaksi Narkoba

“Pelaku kami amankan di Bunderan 1 dekat danau Citra Raya pada Rabu malam kemarin. Keduanya diketahui sedang transaksi narkoba,” kata Kapolsek Panongan AKP Trisno Tahan Uji, Sabtu (23/9/2017).

Kapolsek menjelaskan, kedua pelaku berhasil ddiamankan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Laporan tersebut menyebutkan bahwa lokasi di belakang danau Citra Raya kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

“Setelah diselidiki ternyata benar. Ada dua wanita mencoba lari saat didekati oleh anggota, namun akhirnya berhasil disergap,” jelas Kapolsek.

Saat dilakukan penggeledagan, lanjut Trisno, pihaknya menemukan satu bungkus plastik kecil berisi sabu. Barang bukti itu dibungkus kertas tisu yang disembunyikan di saku jaket HN.

“Keduanya berikut barang bukti sudah ddiamankan di Polsek untuk proses hukum selanjutnya,” imbuhnya.

Kepada polisi, HN berdalih berdagang sabu demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. “Kita tengah menelusuri dari mana barang haram itu diperoleh pelaku,” ujar Kapolsek.

Akibat perbuatannya itu, HN bersama NN dijerat pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 atau Pasal 132 ayat 1 undang – undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Pelaku Utama Ajang Gladiator Ditangkap

Pelaku Utama Ajang Gladiator Ditangkap : Polisi menangkap satu lagi tersangka yang terlibat dalam kasus duel maut di ajang gladiator di Bogor. Total, sudah tiga orang yang tertangkap dalam kasus yang menewaskan pelajar pada 29 Januari 2016 itu.

Pelaku Utama Ajang Gladiator Ditangkap

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Choerudin, mengatakan kepada wartawan ketiganya ditangkap di tempat berbeda. “Mereka diduga terlibat dalam kasus gladiator,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/9/2017).

Hillarius Christian Event Raharjo tewas saat duel dengan pelajar lain di ajang gladiator pada 29 Januari 2016. Selama itu, tak ada tindakan hukum apapun kecuali pelajar yang menjadi lawannya dikeluarkan dari sekolah.

Ketiganya adalah yang diduga menjadi pelaku utama yang yang berduel dengan korban. Ia ditangkap di Yogyakarta dan dua lainnya ditangkap di Bogor dan Bandung.

Kasus ini kembali mengemuka setelah Maria Agnes, ibu korban, menyampaikan curhat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi melalui akunnya di Facebook. Polisi kembali membuka kasus ini, termasuk melakukan pembongkaran makam untuk otopsi ulang.

Dua tersangka diamankan polisi atas kasus kematian Hilarius Christian Event Raharjo (15) yang tewas usai berduel ala ‘gladiator’ di Taman Palupuh, Kota Bogor. Kedua tersangka ditangkap di Jawa Tengah. Para pelaku sudah tiba di Mapolresta Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat Bogor Tengah Kota Bogor.

“Untuk kasus gladiator yang menewaskan pelajar SMA Budi Mulia, sudah kami tangkap dua pelaku di Jawa Tengah,” kata Kapolda Jabar, Irjen Pol Agus Maryoto, saat ditemui di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/9/2017) malam.

Jenderal bintang dua ini menegaskan, kedua kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut diapolresta Bogor Kota. “Nanti kita kembangkan lagi,” tandasnya.

Pria Tak Beridentitas Meninggal Karena Tertabrak Kereta

Pria Tak Beridentitas Meninggal Karena Tertabrak Kereta : Seorang mayat pria tanpa identitas telah ditemukan dalam kondisi sudah tidak sempurna di lintasan kereta api (KA)  daerah Kampung Pasir, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang pada Sabtu (16/9/2017).

Pria Tak Beridentitas Meninggal Karena Tertabrak Kereta

Dikarenakan kondisinya ini warga yang menduga, sang korban tewas akibat tertabrak kereta api. Untuk mempermudah proses penyelidikan, petugas akan membawa jasad korban ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang.

Menurut keterangan yang diperoleh, mayat pria yang diperkirakan berusia 40 tahun ini ditemukan warga saat sedang melintas di lokasi kejadian. Saat ditemukan warga, kondisi tubuh korban dalam keadaan tidak sempurna karena diduga sempat terseret oleh kereta. Penemuan mayat itupun segera dilaporkan oleh warga ke Polsek Cikeusal.

“Diduga korban tertabrak kereta yang datangnya dari arah Merak,” ungkap Awaludin, 34, warga daerah setempat.

Awaludin juga menjelaskan jika pria tidak dikenal ini kerap memang berada di lokasi. “Korban kerap berada di lokasi dan tidak mempunyai tempat tinggal,” jelasnya menambahkan.

Kaur Satreskrim Polres Serang yakni Iptu Ilman Robiana membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dikatakan Ilman bahwa korban diduga tertabrak kereta penumpang yang datangnya dari arah Merak ke Rangkasbitung. Menurutnya, untuk sampai saat ini belum diketahui identitasnya dan korban diindikasikan sebagai orang gila atau memiliki keterbelakangan mental.

“Jasad korban sekarang berada di RSUD dr Drajat. Bagi warga yang merasa kehilangan salah seorang anggota keluarganya silahkan datang ke RSUD atau kantor polisi terdekat,” kata Ilman menambahkan kembali.