Pria Tak Beridentitas Meninggal Karena Tertabrak Kereta

Pria Tak Beridentitas Meninggal Karena Tertabrak Kereta : Seorang mayat pria tanpa identitas telah ditemukan dalam kondisi sudah tidak sempurna di lintasan kereta api (KA)  daerah Kampung Pasir, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang pada Sabtu (16/9/2017).

Pria Tak Beridentitas Meninggal Karena Tertabrak Kereta

Dikarenakan kondisinya ini warga yang menduga, sang korban tewas akibat tertabrak kereta api. Untuk mempermudah proses penyelidikan, petugas akan membawa jasad korban ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang.

Menurut keterangan yang diperoleh, mayat pria yang diperkirakan berusia 40 tahun ini ditemukan warga saat sedang melintas di lokasi kejadian. Saat ditemukan warga, kondisi tubuh korban dalam keadaan tidak sempurna karena diduga sempat terseret oleh kereta. Penemuan mayat itupun segera dilaporkan oleh warga ke Polsek Cikeusal.

“Diduga korban tertabrak kereta yang datangnya dari arah Merak,” ungkap Awaludin, 34, warga daerah setempat.

Awaludin juga menjelaskan jika pria tidak dikenal ini kerap memang berada di lokasi. “Korban kerap berada di lokasi dan tidak mempunyai tempat tinggal,” jelasnya menambahkan.

Kaur Satreskrim Polres Serang yakni Iptu Ilman Robiana membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dikatakan Ilman bahwa korban diduga tertabrak kereta penumpang yang datangnya dari arah Merak ke Rangkasbitung. Menurutnya, untuk sampai saat ini belum diketahui identitasnya dan korban diindikasikan sebagai orang gila atau memiliki keterbelakangan mental.

“Jasad korban sekarang berada di RSUD dr Drajat. Bagi warga yang merasa kehilangan salah seorang anggota keluarganya silahkan datang ke RSUD atau kantor polisi terdekat,” kata Ilman menambahkan kembali.

Bisnis Sabu Malaysia Yang Dimodali Napi Terkuak

Bisnis Sabu Malaysia Yang Dimodali Napi Terkuak : Bisnis narkoba yang telah dimodali dan diotaki oleh narapidana dari Lapas Pontianak, Kalimantan Barat, akhirnya berhasil dibongkar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai dan Satuan Tugas TNI Pengamanan Perbatasan.

Bisnis Sabu Malaysia Yang Dimodali Napi Terkuak

Ditemukan sebanyak 10,39 kilogram sabu-sabu asal Malaysia disertai oleh uang tunai sebesar Rp1,2 miliar, 12 buku tabungan, tiga unit sepeda motor dan lainnya menjadi barang bukti milik sindikat narkoba jaringan internasional tersebut ini.

Saat konferensi pers pada Selasa, 12 September 2017, Kepala BNN yakni bapak Budi Waseso menyebutkan pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya seorang kurir berinisial PH di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Dari penangkapan PH berhasil diperoleh sabu-sabu seberat 10,39 kilogram yang dibawanya dari perbatasan Malaysia-Indonesia di Entikong. Pengembangan pun dilakukan oleh tim, petugas kemudian mengamankan pelaku lainnya yakni inisial M lalu DZ yang bertugas sebagai penjaga gudang di kawasan Kota Pontianak.

Dari situ juga kemudian diamankan seorang perempuan berinisial F yang berperan sebagai bagian keuangan. “Pemodal dari jaringan ini yaitu I alias Dagot diciduk di Lapas Kelas II A Pontianak,” penjelasan Budi Waseso.

Menurut bapak Budi, pengungkapan sindikat sabu ini setidaknya bisa menyelamatkan 51 ribu calon pengguna narkoba di Indonesia.

Kini, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal yaitu pidana mati.

Hendak Mengintip Istri Tentangga Mandi, Ajun Malah Meregang Nyawa

Hendak Mengintip Istri Tentangga Mandi, Ajun Malah Meregang Nyawa : Kisah tragis harus dialami oleh Ajun (46) warga asal Dewisartika, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Saat diduga hendak mengintip istri tetangga mandi pria malang ini malah tewas akibat terjatuh dari plafon rumah kontrakannya pada Jumat 8 September 2017.

Hendak Mengintip Istri Tentangga Mandi, Ajun Malah Meregang Nyawa

Menurut data yang diperoleh, Ajun dan orang yang diduga ingin diintipnya saat mandi, bernama Dahlia tinggal di dalam deretan rumah kontrakan yang sama. Namun Ajun berserta keluarganya menempati pintu kontrakan paling ujung.

Sementara itu kontrakan Dahlia terpisah satu pintu dengan kontrakan yang lain atau berada di urutan nomor tiga. Pada waktu siang, kejadian nahas harus menimpa Ajun yang diduga diam-diam menyelinap ke rumah kontrakan nomor tiga lewat plafon.

Dan seperti sudah memiliki rencana untuk aksinya kali ini, Ajun yang diketahui bekerja sebagai penjaga salah satu sekolah swasta ini, saat ingin menyelinap untuk mengintip tetangganya itu hanya memakai celana dalam saja.

Ajun memiliki rencana untuk menyelinap dan mengintip Dahlia mandi melalui celah plafon. Saat berusaha menuju ke lokasi, tiba-tiba plafon yang berbahan triplek tersebut jebol karena tak mampu menahan berat badan Ajun.

Hasilnya, tubuh Ajun pun langsung jatuh di bagian dapur rumah Dahlia. Pada saat itu pula, Ajun langsung meregang nyawa di lokasi tersebut. Jasad Ajun pun pertama kali ditemukan oleh anak Dahlia yang berinisial MR (11), karena baru saja pulang dari sekolah dan hendak masuk ke kamar mandi rumah.

Saat itu, MR kesulitan untuk membuka pintu dapur karena terganjal sebuah benda yang ada di balik dapur. MR lalu mendorong pintu dapur lebih kuat hingga terbuka lebih lebar. Seketika MR histeris ketakutan, karena mendapati tubuh pria tengah tertelungkup di ruang dapur. Mendengar teriakan MR, Dahlia pun keluar memastikan teriakan dari anaknya. Saat itu pula Dahlia pun menjadi terkejut melihat jasad Ajun. Kemudian tidak lama warga pun berkerumun ke rumah Dahlia dan selanjutnya, melaporkan hal tersebut ke Polsek Bekasi Timur untuk ditindaklanjuti.