Kabar Terbaru Mengenai Potong Gaji Pemain di EPL?

Tuesday, April 7th, 2020 - bola

Jamie Carragher mengutarakan pandangan berbeda mengenai polemik pemotongan gaji pesepak bola di tengah pandemi virus corona ini. Carragher yakin para pemain memang berhak menerima gaji besar, tergantung pada mereka masing-masing ingin membantu klub atau tidak.  (Gamespools)

Masalah gaji pemain ini mencuat pada Premier League beberapa pekan terakhir. Di tengah krisis seperti ini, klub jelas menghadapi masalah finansial karena tidak ada pemasukan tanpa laga sepak bola.

Beberapa klub sedang bernegosiasi pemotongan gaji, seperti yang dilakukan sejumlah klub liga Eropa lain seperti Juventus dan Barcelona. Tapi, asosiasi pesepak bola Inggris (PFA) berpendapat bahwa pemotongan gaji tersebut dapat berdampak buruk.

Kini, Carragher membagikan pandangannya mengenai situasi itu.

Memang Berhak

Argumen PFA tentu menuai kontroversi. Pemain-pemain Premier League dinilai egois, mementingkan diri sendiri. Tapi sebenarnya Carragher yakin argumen mereka memang benar.

Karena sebagian gaji pemain pun dipotong pajak untuk membantu negara. Dalam hal ini membantu National Health Service (NHS) dalam menanggulangi masalah pandemi, pemotongan gaji berarti memotong sumbangsih itu.

“Anda mesti berpikir, bagaimana caranya membayar pemain? Ada tiga cara pemain mendapatkan gaji, yakni melalui uang hak siar, melalui uang yang diolah, dan mungkin melalui iklan,” ucap Carragher di Sky Sports.

“Semua uang hak siar itu sudah berhenti diterima klub. Sekarang ada beberapa pemain yang mendapatkan 200.000-300.000 poundsterling per pekan. Mereka beruntung, berhak menerimanya.”