Porto Akan Dibuat Menderita Oleh Liverpool

Porto Akan Dibuat Menderita Oleh Liverpool : Penyerang Liverpool, Roberto Firmino, mengatakan, timnya akan membuat Porto mengalami penderitaan selama bertanding di Estadio Do Dragao, Rabu (14/2/2018) atau Kamis dini hari WIB pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Porto Akan Dibuat Menderita Oleh Liverpool

Di atas kertas, Liverpool jelas memiliki kans lebih baik untuk lolos ke babak perempat final. Selain memiliki materi pemain yang relatif lebih baik serta kedalaman skuat mumpuni, The Reds juga lolos ke babak 16 besar dengan catatan lebih baik. Mohamed Salah dan kawan-kawan mengoleksi 12 poin dari tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Tim besutan Jurgen Klopp itu sudah menciptakan 23 gol di Liga Champions musim ini. Para pemain Liverpool juga tercatat telah menciptakan 88 peluang mematikan di kotak penalti lawan.

“Saya tidak tahu apakah mereka akan takut atau tidak. Namun, kami akan membuat hidup mereka lebih sulit. Kami akan membuat Porto menderita,” kata Firmino dilansir dari Liverpool Echo.

“Saya akan melakukan apa pun untuk membantu Liverpool mencetak gol. Saya juga ingin mendapat musim yang baik untuk diri sendiri,” ujar pemain timnas Brasil itu menambahkan.

Akan tetapi, statistik mengerikan The Reds tak membuat peluang Porto langsung sirna. Kemenangan telak 4-0 atas Chaves di Liga Portugal tentu menjadi modal berharga mereka untuk menghadapi Liverpool.

“Porto merupakan tim yang sangat baik dengan tradisi Liga Champions yang mereka miliki,” ucap Firmino.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami harus bermain sebaik mungkin. Saya pikir, kami akan bekerja keras dengan fisik dan taktis untuk melawan permainan mereka yang sangat kuat,” ujarnya.

Van Dijk Menjadi Kambing Hitam Kekalahan Liverpool

Van Dijk Menjadi Kambing Hitam Kekalahan Liverpool : Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, angkat bicara seputar kekalahan The Reds atas Swansea City pada lanjutan Premier League, Selasa dinihari WIB (23/1/2018). Komentator Sky Sport tersebut segera mempertanyakan kualitas bek anyar The Reds, Virgil Van Dijk.

Van Dijk Menjadi Kambing Hitam Kekalahan Liverpool

Bertandang ke Liberty Stadium, Liverpool memang harus pulang dengan kepala tertunduk. Rekor tak terkalahkan tim besutan Jurgen Klopp itu terhenti lewat gol tunggal Alfie Mawson pada menit ke-40. Akibatnya, Liverpool harus tersingkir dari posisi tiga papan klasemen.

Gol semata wayang ini berawal dari sepakan pojok. Bola yang melambung ke depan gawang Liverpool sebenarnya sempat dihalau Van Dijk. Namun tandukannya terlalu pelan dan mengarah kepada salah satu pemain lawan sebelum diteruskan oleh Mawson jadi gol.

Banyak yang mengkritik Van Dijk gara-gara kejadian itu. Tidak terkecuali, Charragher. Menurutnya, pemain asal Belanda tersebut tidak seperti yang diharapkan selama ini.

“Ini mengenai Van Dijk yang datang untuk menyelesaikan seluruh masalah, ini benar-benar tidak masuk akal,” ujar Carragher seperti dilansir dailystar.co.uk.

“Bahwa satu pemain masuk dan memperbaiki seluruh masalah, dia tidak sebagus itu.”

Debut Butut

Van Dijk mencuri perhatian pada bursa transfer musim dingin ini. Pasalnya, dia diboyong dengan harga, 75 juta pound sterling dan menjadi pemain termahal kedua di dunia.

Penampilannya perdananya bersama Liverpool diawali pada babak ketiga Piala FA, 6 Januari lalu. Saat itu, Liverpool bertemu Everton dan menang dengan skor 2-1. Dalam pertandingan ini, Van Dijk dipuji setelah berhasil mencetak gol penentu bagi kemenangan The Reds.

Sayang, hasil itu tidak terulang saat dia menjalani debutnya bersama Liverpool di Premier League. Sebaliknya, tandukannya kali ini justru jadi awal bagi petaka buat tim The Reds.

“Jika kita bermain melawan bek seperti Tony Adams dan Jaap Stam, dan anda dapat bola mati, anda akan berkata, ‘jauhkan itu dari dia atau jauhkan orang itu,” kata Carragher lagi.

“Ide bahwa Van Dijk bakal menghalau semuanya hanyalah lelucon. Itu tidak akan terjadi.”

Liverpool Diyakini Mignolet Bisa Mengejar Raihan Poin Manchester City

Liverpool Diyakini Mignolet Bisa Mengejar Raihan Poin Manchester City : Kiper Liverpool, Simon Mignolet, mengaku optimistis The Reds dapat menyusul perolehan poin Manchester City. Mignolet menilai, jadwal pertandingan yang padat pada musim dingin akan membuat The Citizens kehabisan bensin. Karena itu, ia yakin Liverpool punya kans menyalip.

Liverpool Diyakini Mignolet Bisa Mengejar Raihan Poin Manchester City

Saat ini, jalan Manchester City merengkuh gelar Premier League masih lapang. Hal itu terbukti dengan posisi Sergio Aguero dkk pada klasemen sementara musim ini. Mereka mengoleksi 31 poin, hasil dari 10 kemenangan dan satu hasil imbang.

Sementara itu, Liverpool hingga saat ini masih tampil tak konsisten. Anak asuh Jurgen Klopp tersebut berada di posisi kelima klasemen sementara dengan perolehan 19 poin. Artinya, The Reds tertinggal 12 poin dari Manchester City.

“Manchester City memang sangat baik saat ini. Mereka punya banyak pemain berkualitas. Akan tetapi, seperti biasa, Premier League adalah perjalanan yang panjang, masih ada jalan yang panjang untuk dilalui,” kata Mignolet.

“Setelah menang atas West Ham United, kami semakin percaya diri. Pada musim dingin, apa pun bisa terjadi,” ucap kiper 29 tahun tersebut.

Liverpool dan Manchester City bakal bertemu pada musim dingin tahun depan. Liverpool punya kesempatan membalas dendam setelah kalah saat pertemuan pertama. Bentrok dua tim akan berlangsung di Stadion Anfield, Minggu (14/1/2018).

Klopp Tetap Tenang Walaupun Terancam Dipecat Liverpool

Klopp Tetap Tenang Walaupun Terancam Dipecat Liverpool : Jurgen Klopp tetap tenang, meski posisinya sebagai manajer Liverpool terancam. Klopp terancam dipecat setelah performa The Reds, sebutan Liverpool, menurun.

Klopp Tetap Tenang Walaupun Terancam Dipecat Liverpool

Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, The Reds hanya meraih satu kemenangan. Sisanya, Liverpool meraih tiga hasil imbang dan sekali menelan kekalahan.

“Saya mendapat banyak pesan. Mereka meminta saya jangan mendengarkan orang-orang. Banyak orang berpikir kalau saya bukan orang yang tepat, tapi pihak klub tidak berpikir begitu,” ujar Klopp, dikutip dari Goal.

“Para petinggi klub tidak berpikir seperti itu. Klub bisa saja mencoba lagi seperti dua tahun dan merekrut manajer baru, tapi masalah yang sama selalu ada,” kata manajer asal Jerman tersebut.

Lebih lanjut, Klopp mengatakan, dia bertanggung jawab penuh atas hasil minus yang diraih Liverpool. Terlebih lagi, The Reds tertinggal 12 poin dari Manchester City yang berada di puncak klasemen.

“Saya paham, saya 100 persen bertanggung jawab atas semua ini. Orang-orang bisa berkata apa pun, tapi saya pikir bukan saya masalah utama Liverpool,” ucapnya.

Bintang Liverpool, Philipe Coutinho, mengalami cedera. Kondisi ini membuat Coutinho dikhawatirkan tidak akan tampil saat The Reds bertanding melawan Huddesfield Town pada laga pekan kesepuluh Premier League.

Cedera yang dialami Coutinho menambah pusing kepala manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Sebelumnya, Klopp tidak memiliki stok lini serang yang mumpuni karena cedera yang dialami Sadio Mane dan Adam Lallana.

“Masih belum dipastikan apakah Philippe Coutinho akan tampil atau tidak. Dia memiliki masalah pada pangkal paha. Cedera tersebut ia alami pada pekan ini,” ujar Klopp.

Cedera yang dialami Coutinho membuat Liverpool berada dalam situasi yang sulit. The Reds membutuhkan kemenangan untuk mendongkrak posisinya kembali ke papan atas Premier League.

Saat ini, Liverpool menempati peringkat kesembilan dengan koleksi 13 poin. The Reds meraih tiga kemenangan dan empat hasil imbang dari sembilan laga yang sudah mereka jalani.

Sebagai ganti Coutinho, Klopp bisa memberi kesempatan kepada Alex-Oxlade Chamberlain untuk membuktikan kualitasnya sejak didatangkan dari Arsenal. Jika tidak, Klopp berpeluang mengubah formasi dan menurunkan Daniel Sturridge di lini depan Liverpool.