Rokok Elektrik Tidak Dianjurkan Bagi Perokok Pemula

Rokok Elektrik Tidak Dianjurkan Bagi Perokok Pemula : Rokok elektrik atau vape ditujukan bagi mereka yang sudah jadi perokok, bukan yang tidak merokok sebelumnya. Sehingga bagi yang belum merokok, tak perlu mencoba-coba rokok elektrik.

Rokok Elektrik Tidak Dianjurkan Bagi Perokok Pemula

“Yang enggak merokok ya jangan mencoba rokok elektrik. Sudah bagus itu sama sekali tidak merokok,” kata Ketua Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP), Achmad Syawqie di Jakarta dalam The 1st Asia Harm Reduction Forum di Jakarta, ditulis Jumat (10/11/2017).

Syawqie menegaskan, tidak benar rokok elektrik ini menjadi konsumsi calon perokok atau bahkan anak-anak SD atau SMP. Seharusnya, anak-anak dilindungi dari paparan rokok apa pun.

“Bagi yang memulai, kami khawatirkan akan dampaknya nanti,” tambahnya.

Alternatif rokok tembakau

Sejatinya, kehadiran rokok elektrik ini ditujukan pada perokok yang kesulitan berhenti merokok tembakau. Dia tidak kehilangan sensasi merokok, tapi kehilangan risiko buruk mencapai 95 persen dibanding rokok tembakau.

Hingga kini, aneka studi menunjukkan beragam sudut pandang tentang rokok elektrik. Ada yang menyatakan lebih aman dari rokok tembakau, tapi tidak sedikit pula yang menyampaikan efek sampingnya yang setara dengan rokok tembakau.

Yang terbaik untuk kesehatan, tentu sama sekali tidak merokok.

Bahan rokok elektrik

Selain dari riset-riset yang ada baru, Konstantinos mengajak untuk mengenali bahan rokok elektrik. Bahan-bahan yang ada pada cairan rokok elektrik, diklaim lebih aman dibanding rokok biasa. Berikut tiga bahan di dalamnya:

Propilen glikol (propylene glicol) yang biasa digunakan dalam makanan, kosmetik, dan pengobaatan. Penggunaan kandungan ini sudah disetujui sejak 1982.

Glycerol, ini merupakan senyawa yang terbuat dari kombinasi tumbuhan dan suatu senyawa. Mulai dikonsumsi manusia sejak 1959.

Flavoring atau penambah rasa yang sudah disetujui biasa digunakan dalam makanan.”Ditemukan bukti yang snagat sedikit tentang efek senyawa tersebut. Namun tidak ada bukti bila senaywa tersebut dihirup menimbulkan kekhawatiran,” tambahnya.